
Memperbaiki komponen-komponen smart grid tanpa merusak seluruh perangkatnya
Ketika Anda melihat papan sirkuit PCB dari sistem smart grid, yang terlihat hanyalah tata letak komponen yang sangat kompleks dan bertumpuk-tumpuk. Anda tidak bisa sekadar menggunakan panas untuk memperbaikinya, karena hal tersebut justru akan merusak komponen-komponen lainnya di papan sirkuit tersebut.
Cara yang tepat untuk menggunakan panas
Lupakan saja penggunaan alat pemanas biasa. Alat-alat tersebut terlalu kasar untuk pekerjaan seperti ini. Kita perlu menggunakan pemanas inframerah atau pemanas konduktif yang dapat mengontrol suhu secara akurat. Tujuannya adalah mencapai suhu yang tepat agar solder tanpa timbal dapat meleleh (biasanya sekitar 217°C hingga 220°C). Namun, ada tantangan: kapasitor dan IC memiliki batas toleransi tertentu. Jika waktu pemanasan terlalu lama, akan terjadi pertumbuhan logam yang tidak diinginkan. Sebaliknya, jika pemanasan terlalu cepat, papan sirkuit akan rusak. Ini merupakan keseimbangan yang sulit dicapai.
Mencapai profil suhu yang ideal
Kami membuat pemanas yang mampu meningkatkan suhu dengan cepat namun tetap stabil. Kami menggunakan kontroler PID yang dapat menyesuaikan daya setiap beberapa milidetik. Mengapa? Karena diperlukan profil suhu yang rata. Jika ada “titik panas” pada pemanas, maka proses pencairan solder akan tidak merata, atau bahkan lebih buruk lagi, solder akan menyatu. Kami menggunakan paduan logam berkualitas tinggi agar panas dapat tersebar secara merata ke seluruh permukaan papan sirkuit.
Kompromi yang harus diterima
Ya, pemanas berdaya tinggi memungkinkan kita untuk mempercepat proses perbaikan komponen-komponen smart grid. Namun, ada kelemahannya. Saat daya pemanas ditingkatkan, sistem ventilasi perlu bekerja lebih keras. Pemanas tersebut tidak boleh digunakan di ruangan yang tidak berventilasi dengan baik, karena panasnya akan merusak elektronik yang ada di dalam alat tersebut.
Yang terbaik adalah menggunakan pemanas yang dirancang sebagai pengganti yang cocok untuk digunakan bersama saluran listrik 110V atau 220V yang sudah ada. Dengan begitu, kita dapat mengontrol suhu secara digital. Bukan sekadar meningkatkan suhu, tapi benar-benar mengendalikan energi yang digunakan.